Kapolri Suyudi Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, Sejumlah Kapolda dan Pejabat Strategis Berganti
JAKARTA — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga jajaran kewilayahan, termasuk 19 posisi Kapolda. Dari 88 personel tersebut, Polri menyebut 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
Mutasi tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, pembinaan karier serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Para personel yang memperoleh amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.
Baca Juga: Mutasi Perdana Kapolri Suyudi, 19 Kapolda Bergeser Termasuk Metro Jaya
Dalam daftar mutasi yang beredar, perubahan diawali dari sejumlah jabatan strategis. Komjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil. yang sebelumnya menjabat Irwasum Polri dimutasikan sebagai Pati Itwasum Polri dengan penugasan pada Kementerian ATR/BPN. Sementara Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si. yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya mendapat penugasan baru sebagai Irwasum Polri. Jabatan Kapolda Metro Jaya kemudian ditempati Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.I.K., S.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku, sedangkan Irjen Pol. Suwondo Nainggolan, S.I.K., M.H. bergeser dari Aslog Kapolri menjadi Kapolda Maluku.
Pada jajaran pembinaan organisasi, Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan, S.H., S.I.K., M.Kn. mendapat jabatan sebagai Aslog Kapolri. Selanjutnya Komjen Pol. Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kabaintelkam Polri dimutasikan sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada KSP, sedangkan Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti, S.I.K., M.T.C.P. mendapat jabatan sebagai Kabaintelkam Polri. Pada fungsi reserse, Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan pada KSP, sementara Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. yang sebelumnya Kapolda Kepri ditugaskan sebagai Kabareskrim Polri. Posisi Kapolda Kepri kemudian diberikan kepada Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM.
Perubahan juga menyentuh unsur pemeliharaan keamanan. Komjen Pol. Karyoto, S.I.K. yang sebelumnya menjabat Kabaharkam Polri dimutasikan sebagai Pati Baharkam Polri. Jabatan Kabaharkam kemudian diisi Irjen Pol. Dr. Hery Herjawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang sebelumnya Kapolda Riau. Selanjutnya Irjen Pol. Arman Achdiat, S.I.K., M.Si. mendapat tugas sebagai Kapolda Riau. Irjen Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M. ditugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, sedangkan Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M. mendapat jabatan sebagai Wakabareskrim Polri. Di bidang perencanaan, Irjen Pol. Dr. Andik Setiyono, S.I.K., S.H., M.H. mendapat jabatan Astamarena Kapolri dan Brigjen Pol. Dr. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P. menjadi Waastamarena Kapolri.
Pada jajaran pendidikan dan pembinaan personel, Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan pada Kemenkum. Jabatan Kalemdiklat Polri kemudian diberikan kepada Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., sementara Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K. ditugaskan sebagai Kapolda NTT. Posisi Wadankorbrimob Polri ditempati Irjen Pol. Victor Alexander Lateka, S.I.K., M.H. yang sebelumnya merupakan Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada BIN. Irjen Pol. Dr. Jayadi, S.I.K., M.H. mendapat jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, sedangkan Irjen Pol. Kristiyono, S.I.K., M.Si. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan pada BPOM.
Masih dalam rangkaian mutasi tersebut, Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K. mendapat jabatan Sahlisosek Kapolri. Irjen Pol. Abdul Karim, S.I.K., M.Si. bergeser menjadi Kasespim Lemdiklat Polri, sedangkan Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.Hum., M.M. mendapat jabatan Kadivpropam Polri. Posisi Kakorsabhara Baharkam Polri kemudian ditempati Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., sementara Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M. ditugaskan sebagai Wakapolda Kaltim. Sementara itu, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan pada Kemenkum, Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. menjadi Kapolda Jawa Barat, dan Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. mendapat jabatan Kapolda Banten.
Pada jajaran pendidikan tinggi Polri, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., M.A. dimutasikan sebagai Pati Lemdiklat Polri, sedangkan Irjen Pol. R. Yoseph Wihastono Yoga Pranoto, S.I.K., M.Hum. ditugaskan sebagai Gubernur Akpol Lemdiklat Polri. Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. yang sebelumnya Kapolda Jawa Tengah mendapat jabatan sebagai Wakil Kalemdiklat Polri, dan posisi Kapolda Jawa Tengah kemudian diberikan kepada Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, S.H., S.I.K., M.H.
Mutasi Kapolda Jawa Timur
Perubahan penting juga terjadi di Jawa Timur. Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. yang sebelumnya menjabat Kapolda Jatim mendapat tugas baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Kapolda Jatim selanjutnya diberikan kepada Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya. Pergantian tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026.
Dalam rangkaian yang sama, Brigjen Pol. Dr. Adex Yudiswan, S.H., S.I.K., M.Si. mendapat jabatan Wakapolda Metro Jaya, sementara Brigjen Pol. Dr. Suhermanto, S.I.K., M.Si. ditugaskan sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri. Irjen Pol. Slamet Uliandi, S.I.K. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan luar struktur, sedangkan Irjen Pol. Roberto G. M. Pasaribu, S.I.K., M.Si. mendapat jabatan Kadiv TIK Polri. Untuk Densus 88, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K. dimutasikan sebagai Pati Densus 88 AT Polri, kemudian Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani, S.I.K., M.Si. ditugaskan sebagai Kadensus 88 AT Polri dan Kombes Pol. Anwar Haidar, S.I.K., M.Si. menjadi Wakadensus 88 AT Polri.
Selanjutnya, Irjen Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K., M.Sos. mendapat jabatan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan luar struktur, sedangkan Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. yang sebelumnya Wakapolda Jatim ditugaskan sebagai Kapolda Bali. Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si. dimutasikan sebagai Pati Lemdiklat Polri, dan posisi Ketua STIK Lemdiklat Polri diberikan kepada Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, S.I.K., S.H., M.H. Sementara Irjen Pol. Dr. Ahrie Sonta N., M.Si., M.PICT. mendapat jabatan Kadivkum Polri, Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhamartha menjadi Pemeriksa Propam Kepolisian Utama Tingkat I Divpropam Polri, dan Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan, S.H., S.I.K., M.H. ditugaskan sebagai Wakapolda Kalteng.
Pergeseran di Sulawesi dan Sumatera
Pada wilayah Sulawesi, Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K. yang sebelumnya Kapolda Sulbar dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dengan penugasan pada Kementerian KLH/BPLH. Jabatan Kapolda Sulbar kemudian diberikan kepada Irjen Pol. Totok Suharyanto, S.I.K., M.Hum., sedangkan Irjen Pol. Arie Ardian Rishadii, S.I.K., M.Si. mendapat jabatan Kakortastipidkor Polri. Irjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K. dimutasikan sebagai Pati Baharkam Polri dengan penugasan pada Wantimpres, sementara Irjen Pol. Langgeng Purnomo, S.I.K., M.H. ditugaskan sebagai Kapolda DIY. Irjen Pol. Dr. Alexander Sabar, S.I.K., M.H. mendapat jabatan Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tingkat I Divkum Polri.
Di bidang reserse narkoba, Brigjen Pol. Dr. Kristian Parluhutan Siagian, S.I.K., M.Si. ditugaskan sebagai Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri. Brigjen Pol. Adi Vivid A.B., S.I.K., M.Hum., M.S.M. mendapat jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri, sedangkan Brigjen Pol. Rachmad Iswan Nusi, S.I.K., M.H. ditugaskan sebagai Wakapolda Jabar. Pada jajaran Polda Metro Jaya, Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono H. K., S.I.K., M.Si. mendapat jabatan Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya Tingkat II Bareskrim Polri, Kombes Pol. Fian Yunus, S.I.K., M.T.I. menjadi Dirressiber Polda Metro Jaya, dan Kombes Pol. Dr. Ronald Fredy Christian Sipayung, S.H., S.I.K., M.H. ditugaskan sebagai Dirressiber Polda Jabar.
Perubahan lainnya menempatkan Kombes Pol. Dr. Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kabidbingadik Sespim Lemdiklat Polri, Kombes Pol. Imron Ermawan, S.H., S.I.K., M.H. sebagai PS Dirreskrimum Polda Metro Jaya, dan Kombes Pol. Ahmad David, S.I.K., M.H. sebagai Dosen Kepolisian Utama Tingkat I Akpol Lemdiklat Polri.
Sementara di wilayah Sumatera, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. dimutasikan sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan pada BRIN. Irjen Pol. Dr. Jawari, S.H., M.H. yang sebelumnya As SDM Kapolri ditugaskan sebagai Kapolda Sumbar, sedangkan Brigjen Pol. Deni Dharmapala, S.H., S.I.K., M.H. mendapat jabatan As SDM Kapolri. Di Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H. bergeser menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri dan posisinya sebagai Kapolda Sulsel digantikan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H.
Kemudian Irjen Pol. R. Firdaus Kurniawan, S.I.K., M.H. mendapat jabatan Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Utama Tingkat I Divkum Polri, sedangkan Irjen Pol. Dr. Anwar, S.I.K., M.Si. ditugaskan sebagai Kakorpolaairud Baharkam Polri. Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H. menjadi Kapolda Jambi, dan Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K. ditugaskan sebagai Kapolda Gorontalo. Selanjutnya, Irjen Pol. Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H. menjadi Wairwasum Polri dan Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. ditugaskan sebagai Kapolda Sumut.
Untuk Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri, sedangkan Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. ditugaskan sebagai Kapolda Sumsel. Di Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H. dimutasikan sebagai Pati Polda Sulteng dan jabatan Kapolda Sulteng kemudian ditempati Irjen Pol. Rizal Irawan, S.I.K., M.H.
Pergantian di DIY, Jabar, Banten hingga kawasan timur Indonesia
Rangkaian mutasi juga mencakup Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, S.I.K., Irjen Pol. Victor Alexander Lateka, S.I.K., M.H., Irjen Pol. Dr. Jayadi, S.I.K., M.H., Irjen Pol. Kristiyono, S.I.K., M.Si., Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., Irjen Pol. Abdul Karim, S.I.K., M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap, S.I.K., M.Hum., M.M., yang masing-masing memperoleh penugasan baru pada berbagai posisi strategis sebagaimana tercantum dalam surat telegram.
Untuk wilayah Kalimantan dan Bali, daftar tersebut mencatat Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, S.H., M.Han., Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhamartha, serta Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan, S.H., S.I.K., M.H. sebagai bagian dari pergeseran jabatan di masing-masing satuan kerja. Perubahan tersebut berlangsung bersamaan dengan rotasi jabatan strategis di Mabes Polri dan sejumlah Polda.
Pada jajaran lain, Kombes Pol. Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H. yang sebelumnya Dirreskrimsus Polda Jabar ditugaskan sebagai Dirresnarkoba Polda Metro Jaya. Kombes Pol. Wisnu Wardana, S.H., S.I.K. mendapat jabatan Kabidlabfor Polda Bali, sedangkan Kombes Pol. Handrio Wicaksono, S.I.K., M.H. menjadi Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Polda Metro Jaya. Sementara Kombes Pol. Didik Hariyanto, S.I.K., M.Si. ditugaskan sebagai PS Koorspripim Polri.
Dengan demikian, seluruh nama yang tercantum dalam materi daftar mutasi yang dilampirkan tersebut mencakup pergeseran mulai dari pucuk pimpinan Mabes Polri, fungsi intelijen, reserse, propam, hukum, pendidikan, perencanaan, sumber daya manusia, Densus 88, hingga pimpinan kepolisian daerah. Mutasi ini juga mencakup 19 Kapolda, antara lain Kapolda Metro Jaya, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Bali, DIY, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng dan Sulbar.
Secara keseluruhan, mutasi tersebut merupakan salah satu keputusan organisasi pertama dalam periode awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Polri menyatakan kebijakan tersebut berkaitan dengan dinamika organisasi, kebutuhan kedinasan, pembinaan karier dan penyegaran pelaksanaan tugas. Para pejabat yang mendapatkan amanah baru selanjutnya diharapkan menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing serta melanjutkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.[red]






